Senin, 11 Januari 2010

BENTUK MUKA BUMI DI INDONESIA


1. Letak Astronomis Indonesia

Letak astronomis suatu Negara adalah letak Negara tersebut dilihat dari besarnya garis lintang dan garis bujur. Berdasarkan letak astronomisnya, wilayah Indonesia terletak diantara 6®LU-11®LS dan 95®BT-141®BT. Jarak dari ujung utara pulau We sampai ujung selatan pulau Rote adalah 17® atau sekitar 1.888 km. Jarak dari ujung barat pulau We sampai ujung Timur Merauke adalah 46® atau sekitar 5111 km.

Akibat letak astronomis, Indonesia beriklim tropis dengan temperature udara rata-rata 26®C hingga 28®C. Mempunyai curah hujan rata-rata. Ciri khas iklim tropis yaitu matahari bersinar sepanjang hari, suhu udara cukup tinggi dan mempunyai curah hujan rata-rata 2.000 mm/tahun.

Indonesia yang terletak diantara 95®BT-141®BT, mengakibatkan mempunyai 3 wilayah waktu, yaitu: WIB, WITA, dan WIT yang masing-masing selisih satu jam.

2. Letak Geografis Indonesia

Letak geografis suatu Negara adalah letak Negara tersebut dilihat dari keadaan sebenarnya di permukaan bumi. Berdasarkan letak geografisnya, wilayah Indonesia terletak di antara 2 benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia dan 2 samudra yang mengapit wilayah Indonesia yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.

Batas-batas wilayah Indonesia berdasarkan letak geografisnya, yaitu:

v Sebelah Utara : Selat Malaka, Laut Andaman, Laut Cina Selatan, Laut Sulawesi, Samudra Pasifik, dan Malaysia Timur.

v Sebelah Timur : Samudra Pasifik dan Papua Nugini.

v Sebelah Selatan : Australia, Samudra Hindia, Laut Timur, dan Laut Arafura.

v Sebelah Barat : Samudra Hindia.

Akibat dari letak geografis, Indonesia mempunyai keuntungan sebagai berikut:

Ø Terletak pada posisi silang dunia.

Ø Iklim yang baik untuk perdagangan internasional.

Ø Mempunyai mitra kerja sama yang saling menguntungkan.

3. Luas Wilayah Indonesia

Wilayah Indonesia terdiri atas daratan dan perairan. Daratan di Indonesia berupa Kepulauan yang jumlahnya lebih dari 13.667 pulau besar dan kecil. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 6.000 pulau yang sudah didiami. Perairan di Indonesia berupa selat, teluk, danau, sungai, dan laut.Luas seluruh wilayah Indonesia lebih kurang 1.919.317 km², sedangkan luas perairannya lebih kurang 3.272.100 km². Oleh karena itu Indonesia sering disebut sebagai Negara kepulauan. Wilayah Indonesia terdiri dari 13.667 pulau, ± 6.044 sudah diberi nama. Luas seluruh wilayah Indonesia ± 5.176.800 km². Di Asia Tenggara kepulauan Indonesia luasnya menduduki ke-1 dan diantara Negara-negara di dunia, luas Indonesia termasuk urutan ke-4. Wilayah daratan Indonesia yang berbatasan dengan Negara tetangga adalah:

· Di Kalimantan Utara berbatasan dengan Negara Malaysia, Brunei.

· Di Irian Jaya berbatasan dengan Negara Papua Nugini.

· Di Pulau Timur berbatasan dengan Timor Leste.

4. Hubungan Letak dan Luas Indonesia dengan Iklim, Waktu, dan Ekonomi

Indonesia berada pada garis lintang 6® LU-11®LS dan berada di antara dua samudra, hal ini mengakibatkan:

a. Indonesia berada di daerah tropis, suhu rata-rata 26® C hingga 28® C.

b. Terjadinya iklim musim di Indonesia yaitu musim kemarau dan musim penghujan dengan pergantian 6 bulan sekali, banyak hutan tropis yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, baik untuk perkebunan.

c. Indonesia dikelilingi lautan, sehingga Indonesia mempunyai iklim laut dan pengaruhnya antara lain:

1) Indonesia memiliki iklim yang lembab dengan curah hujan cukup tinggi sepanjang tahun.

2) Amplitudo (perbedaan) suhu harian, bulanan, dan tahunan tidak jauh perbedaannya.

d. Terjadinya perbedaan waktu wilayah di Indonesia, yaitu :

1) WIB dengan meridian pangkal 105® BT. Meliputi daerah: Sumatra, Jawa, Mad ura, Kalimantan Barat, dan Kalimantantan Tengah. Selisih waktu 7 jam lebih awal dari waktu Greenwich.

2) WITA dengan meridian pangkal 120®BT. Meliputi daerah: Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi, Bali, NTT dan NTB. Selisih waktu 8 jam lebih awal dari waktu Greenwich.

3) WIT dengan meridian pangkal 135®BT. Meliputi daerah: Ambon, Maluku, Irian Jaya, dan sekitarnya. Selisih waktu 9 jam lebih awal dari waktu Greenwich.

e. Indonesia yang memiliki wilayah darat dan lautan yang sangat luas, hal ini sangat memungkinkan pertumbuhan ekonomi yang baik, antara lain:

1) Wilayah darat yang sangat potensial, baik untuk pertanian, perkebunan, serta kaya akan berbagai hasil tambang.

2) Wilayah laut 12 mil sebagai laut wilayah dan 200 mil sebagai laut Zona Ekonomi Eksklusif, sangat baik untuk mengembangkan perikanan laut.

3) Wilayah Indonesia memiliki banyak hutan tropis, hingga sangat memungkinkan hasilnya untuk menambah devisa Negara.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar